Interaction Design on UX

4650467_20140509123242Capture4650467_201405091232424650467_20140509123158-1

User eXperience Design (UX Design)

User experience design atau biasa disebut dengan UX Design adalah sebuah istilah yang suka disalah artikan dengan semua istilah yang ada di dunia teknologi dan web space seperti : interaction design, information architecture, human computer interaction, human factor engineering, usability dan user interface design. Bahkan orang-orang bertanya “apa sebenarnya perbedaan diatara semua itu dan apa yang saya butuhkan?”. Di artikel ini akan coba dijelaskan sedikit mengenai UX Design dan salah satu komponen terbesarnya yaitu Interaction Design.

“User experience adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menggambarkan keseluruhan pengalaman dan kepuasan seorang user yang sudah menggunakan sebuah produk atau sistem. Biasanya user experience mengacu pada kombinasi dari software dan topic bisnis.” –Wikipedia

Berdasarkan dari definisi di atas, user experience adalah sebuah karakteristik dari apa yang pengguna rasakan ketika menggunakan produk apapun, bisa berupa apa saja mobil, atau handphone, atau majalah atau bahkan mainan anak-anak. Tapi kebanyakan istilah khusus dari ‘user experience’ mengacu pada software, web application dan perangkat digital sedangkan istilah yang lebih umum mengacu kepada pengalaman pengguna terhadap produk yang sering disebut dengan ‘experience design’.

Jadi dapat dikatakan bahwa user experience design adalah tentang pengalaman pengguna saat setelah menggunakan suatu produk. Dalam penggunaan suatu produk biasanya terjadi suatu interaksi antara pengguna dengan produk tersebut itulah yang dinamakan dengan Interaction Design. Jika UX design adalah apa yang pengguna rasakan, maka Interaction Design adalah apa yang terjadi ketika pengguna sedang menggunakannya. Karena user experience biasanya mengacu kepada software, web application ataupun perangkat digital yang lainnya, maka pembahasan dari artikel ini akan difokuskan pada software, web application ataupun perangkat digital.

Interaction Design (IxD)

Salah satu komponen terpenting dalam UX Design adalah Interaction Design (IxD). Setiap pengguna pasti akan puas terhadap suatu program atau sistem jika program tersebut memberikan interaksi yang baik sehingga dapat membantu pengguna dan menjadi sesuatu yang terkenang oleh pengguna. Ada kepuasan tersendiri dari setiap pengguna jika dalam suatu program memang mementingkan interaksi antara software dengan penggunanya.

Interaction Design (IxD) adalah sebuah proses dimana teknologi produk dan solusinya memusatkan rancangan kepada tingkah laku manusia, interaksi dan pemanfaatan produk. IxD memungkinkan pembuatan sebuah teknologi produk untuk focus kepada tampilan visual dan interaksinya dibadingkan dengan fungsi-fungsi dasarnya.

Dapat dikatakan IxD adalah bagian teknologi desain yang menggabungkan berbagai konsep dari human computer interaction (HCI), user experience design (UX) dan fokus berat pada psikologi manusia yang berhubungan dengan teknologi. Tujuan utama dari IxD adalah untuk memuaskan dan memenuhi kebutuhan dari end user, daripada software atau arsitektur teknologinya. Ada beberapa pendekatan yang IxD gunakan untuk membangun desain teknologi produk, diantaranya : Goal-oriented design, User personas, End user behavioral dimension.

Dari pengertian-pengertian diatas, program diciptakan dengan memusatkan perancangan pada tingkah laku manusia, interaksi dengan manusia dan pemanfaatan produk. Dengan hal tersebut dapat meningkatkan kepuasan dari pelanggan, sehingga menciptakan suatu pengalaman yang tidak terlupakan setelah pengguna menggunakan software atau sistem tersebut.

Sehubungan dengan interaksi antara sistem dengan pengguna, interaction design mempunyai hubungan dengan visual design. Sebuah tampilan visual akan membantu dalam interaksi antar sistem pengguna, jika sebuah program sudah memiliki interaksi namun tidak memiliki tampilan yang memumpuni maka sebuah program tidak dapat memuaskan penggunanya. Hubungan yang dimiliki antara interaction design dengan visual design adalah interface design.

Interface Design

Jika suatu program membutuhkan suatu interaksi yang bagus sehingga terdapat kepuasan di setiap pengguna yang menggunakannya, maka Interface Design dibutuhkan untuk membantu hal tersebut terjadi. Interface design yang merupakan perpaduan antara Interaction Design dan Visual Design dapat membantu interaksi dengan memberikan tampilan antar muka yang baik sehingga interaksi yang terjadi jauh lebih efisien.

User Interface Design adalah desain dari website, komputer, peralatan, mesin, perangkat komunikasi mobile, dan aplikasi software dengan memfokuskan kepada user experience dan interaksi antara pengguna dengan  program. Tujuan dari user interface design adalah untuk membuat interaksi antara pengguna dengan program menjadi sederhana dan seefesien mungkin, dalam hal ingin mencapai tujuan dari pengguna sering disebut dengan user-centered design atau memusatkan perancangan kepada keperluan user.

Selain memiliki hubungan dengan visual design, interaction design juga mempunyai hubungan dengan information architecture walau visual design tetap terlibat. Hubungan dari mereka adalah application design, sesuatu yang lebih dasar dari rancangan antar muka adalah bagaimana dengan program itu sendiri.

 Application Design

Suatu program yang akan memiliki UX yang tinggi adalah program yang memiliki interaksi antar pengguna dan program yang bagus dan juga memiliki tampilan antar muka yang bagus. Selain dari kedua hal tersebut hal yang terpenting adalah Application Design. Tampilan antar muka sangat berhubungan sekali dengan application design, bagaimana pun juga interface design merupakan tampilan dari application design.

Suatu desain aplikasi yang baik adalah yang mengandung informasi arsitektur program, memiliki tampilan yang bagus juga memiliki interaksi yang bisa membuat pengguna mengingatnya. Tujuan dari application design adalah membantu ketiga hal tersebut sehingga program mempunyai UX yang baik dengan memberikan desain aplikasi yang baik.

Sebuah program atau sistem yang baik adalah yang memiliki navigasi yang baik, jika suatu program sudah memiliki tampilan yang bagus tetapi tidak memiliki navigasi yang baik akan sama saja mempersulit pengguna.

Navigation Design

Suatu navigasi adalah sebuah fasilitas yang dapat digunakan oleh pengguna untuk menjelajahi program atau sistem terebut. Jika tidak terdapat suatu navigasi di sebuah program maka itu akan mempersulit pengguna dalam menggunakan program tersebut, sehingga interaksi antara program dengan pengguna akan menjadi lebih buruk. Jika diibaratkan navigation adalah sebuah menu dalam program dimana fungsinya sangat penting dalam program tersebut agar pengguna tidak repot dalam menggunakan program tersebut.

Invention Design

Aplikasi yang baik adalah aplikasi yang unik maka aplikasi itu haruslah merupakan suatu penemuan yang baru, atau mungkin merupakan yang sudah ada dengan memberikan sesuatu yang baru kedlamnya. Karena hal unik tersebutlah yang membuat pengguna akan merasa nyaman dalam menggunakan suatu program atau sistem dalam konteks uniknya program dapat diterima dengan baik bukan unik yang aneh. Untuk memastikan suatu penemuan itu merupakan hal yang unik dan dapat diterima oleh pengguna dengan baik maka diperlukan sebuah scenario yang akan menjalaskan tentang program tersebut.

Scenario Design

Skenario adalah penjelasan tentang interaksi antara pengguna dengan sebuah sistem. Skenario membantu desainer focus dengan kebutuhan pengguna, dimana ada perbedaan antara kebutuhan bisnis atau kebutuhan teknikal. Skenario mungkin berhubungan dengan ‘use case’, yang menjelaskan interaksi di tingkat teknis. Tidak seperti use case, scenario bisa dimengerti oleh orang yang tidak mempunyai latar belakang teknik. Oleh karena itu sangat berfungsi dalam penjelasan sebuah program untuk menjelakan tentang interaksi antara system dengan penggunanya.

Simulation Design

Setelah suatu penemuan program itu sudah dirancang dan scenario sudah dibuat, yang perlu dilakukan adalah pengetesan dengan melakukan simulasi terhadap program tersebut, apakah hasilnya sesuai yang diinginkan oleh pihak pengembang ataukah tidak.

Simulasi desain membantu produsen memverikasi dan memvalidasi semua fungsi yang ada dari program yang sedang dikembangkan. Kata ‘simulasi’ biasanya digunakan sebagai istilah umum untuk computer-aided engineering (CAE). Selama bertahun-tahun, beberapa pendekatan simulasi desain menjadi sesuatu komponen standar yang harus ada dalam pengembangan produk dalam industry, dan simulasi desain terus tumbuh menjadi hal yang penting namun tidak mahal, komputer yang cepat dan terjangkau, program simulasi desain yang munah untuk digunakan yang memungkinkan pengguna untuk mengatasi teknologi dan aplikasi yang baru nantinya dalam simulasi suatu saat.

 Sound Design

Terkadang suatu interaksi antara pengguna dan sistem dapat menggunakan suara, hal ini membuat suatu program atau sistem menjadi suatu yang baru dan merupakan hal yang unik. Biasanya sound design digunakan untuk teknik perfilman, TV, atau video game, namun hal ini juga dapat dilakukan pada pengembangan aplikasi sesuai dengan permintaan user sehingga user merasa puas dengan yang diberikan oleh system.

Sound design adalah sebuah proses menentukan, memperoleh, memanipulasi, atau menghasilkan elemen audio. Sound design biasanya melibatkan manipulasi dari sebuah komposisi yang sudah ada sebelumnya atau rekaman audio, seperti sound effects atau dialog. Di beberapa kasus sound design juga melibatkan komposisi atau manipulasi audio untuk menciptakan efek yang diinginkan atau sesuai dengan suasana hati. Seorang sound designer adalah orang yang mempelajari tentang seni sound design.

Usability Engineering

Penambahan sound pada sistem merupakan permintaan dari pengguna untuk memuaskannya, hal itulah dinamakan dengan memaksimalkan kepuasaan pengguna. Sedangkan Usability Engineering adalah proses untuk mengindentifikasi kebutuhan pengguna untuk memastikan produk dapat mencapai tujuan tertentu secara efektif dan efisien, yang menghasilkan hasil kepuasan dan keberhasilan secara keseluruhan.

Usability adalah kombinasi dari banyak factor dan teori, tapi semuanya dapat ditargetkan untuk mencapai tujuan-tujuan berikut :

  • Desain Intuitif dan/atau user interface
  • Kemudahan Belajar
  • Efisiensi dalam penggunaan
  • Memorability
  • Pencegahan kesalahan
  • Kepuasan pengguna

Control

Control merupakan disiplin ilmu teknik yang berlaku teori control untuk merancang sistem dengan perilaku yang diinginkan. Praktek ini menggunakan sensor untuk mengukur kinerja output dari perangkat yang dikendalikan dan pengukuran tersebut dapat digunakan untuk memberikan feedback untuk melakukan koreksi terhadap kinerja yang diinginkan

Jadi control dapat digunakan untuk merancang sistem untuk melakukan hal yang diinginkan demi untuk interaksi antara pengguna dan sistem. Hal ini menjadi suatu nilai plus dimana program dapat bekerja sendiri dan sesuai dengan apa yang diinginkan oleh penggunany

Ubiquitous Computing

Komputasi di mana-mana (ubicomp) adalah konsep dalam rekayasa perangkat lunak dan ilmu komputer di mana komputasi dibuat untuk muncul kapan saja dan di mana-mana. Berbeda dengan komputer desktop, komputasi di mana-mana dapat terjadi dengan menggunakan perangkat apapun, di setiap lokasi, dan dalam format apapun. Seorang pengguna berinteraksi dengan komputer, yang bisa eksis dalam berbagai bentuk, termasuk komputer laptop, tablet dan terminal di benda-benda sehari-hari seperti kulkas atau sepasang kacamata. Teknologi yang mendasari untuk mendukung komputasi di mana-mana termasuk Internet, middleware canggih, sistem operasi, kode ponsel, sensor, mikroprosesor, jaringan, protokol mobile, lokasi dan posisi.

Interactive Environment

Interactive Environment adalah tekonologi berbasis tampil yang bereaksi dan merespon yang diinput user. Interactive Environment adalah istilah yang luas yang digunakan untuk mengkategorikan media berbasis komputer yang menginstruksikan, berkomunikasi dan menghibur sebagai hasil dari apa yang dilakukan user. Interactive Environment dapat mengambil bentuk sebagai website dengan embedded video, animasi, dan simulasi atau mungkin digunakan untuk mendefinisikan antarmuka pelatihan dengan mekanisme media interaktif yang dioperasikan dan dikontrol oleh pengguna.

Media Installations

Sebuah program yang baik adalah program yang dapat digunakan cross platform, jadi program dapat digunakan dimana saja, baik di device yang berbeda atau bahkan di sistem operasi yang berbeda. Media instalasi yang digunakan untuk menginstall program tersebut juga haruslah mudah dan tidak sulit, karena itu akan menjadi sebuah penilaian dalam pengalaman pengguna.

 

Sumber :

http://www.zeroonezero.com/glossary/interactive-environment.html

http://www.seguetech.com/blog/2013/03/22/usability-why-important-application-development

https://en.wikipedia.org/wiki/Sound_design

http://www.plm.automation.siemens.com/en_us/plm/design-simulation.shtml

http://infodesign.com.au/usabilityresources/scenarios/

Navigation

What is User Interface Design?

https://www.techopedia.com/definition/27248/interaction-design-ixd

What Is User Experience Design

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s